TANJAB TIMUR – Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, Kamis 29 Februari 2024.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bersama Tanjab Timur ini, mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, yang dibuka langsung oleh Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto.
Dalam sambutannya, Romi mengatakan, ada 5 poin strategis pembangunan tahun 2025 yang di arahkan, mulai dari peningkatan Konektivitas dan Infrastruktur dasar dan peningkatan ruas jalan yang berpotensi meningkatkan daya saing daerah dalam memasarkan hasil sumber daya alam yang ada, selain terhubung antara desa dan ibu kota kecamatan.
“Poin kedua, adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat baik itu dari peningkatan ketahan pangan, penanganan masalah kemiskinan, dan peningkatan aksesibilitas,” ucapnya.
Dilanjutkan dengan poin ketiga, yakni peningkatan daya saing daerah. Romi bahkan menegaskan bahwa intervensi dalam percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas, sembari didukung dengan peningkatan sanitasi masyarakat dan air bersih, sarana prasarana pendidikan, kesehatan, serta kapasitas SDM di berbagai sektor.
“Disamping itu, fokus terhadap peningkatan ekonomi daerah juga harus dilakukan melalui investasi yang masuk, promosi potensi daerah dan prestasi daerah di tingkat Provinsi dan Nasional diberbagai bidang,” ungkapnya.
Pada poin kelima, romi menegaskan kepada semua pihak untuk bisa bersama-sama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, melalui reformasi birokrasi di seluruh perangkat daerah dan koordinasi aktif antara Pemerintah Daerah bersama Kepolisian, TNI dan Kejaksaan.
Musrenbang ini sendiri merupakan tahapan yang penting, karena menjadi awal dari rencana pelaksanaan program dan kegiatan tahunan, sekaligus akselerasi pencapaian visi misi yang tertuang dalam Perda Kabupaten Tanjab Timur Nomor 2 tahun 2021, tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Tanjab Timur tahun 2021-2026.
Dalam kesempatan ini, Bupati Romi juga menghimbau semua pimpinan dan aparatur di perangkat daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi kedepannya, terintegrasi dan inovatif.
Perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, dengan demikian diharapkan penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2025 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang strategis yang ada serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanjab Timur secara tepat dan strategis.
Romi Haryanto juga menerima penghargaan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi atas prestasi Kabupaten Tanjab Timur sebagai kabupaten dengan Pencapaian dan Peningkatan Indeks SPM Pendidikan TERBAIK di Provinsi Jambi.
“Untuk itu semua, dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi, serta proses panjang lainnya yang harus kita lalui, termasuk agenda pada hari ini yaitu Musrenbang RKPD tahun 2024 dalam rangka penyusunan Rkpd tahun 2025,” ujarnya.
Diakuinya, ini merupakan Musrenbang terakhir yang akan ia hadiri seiring dengan habisnya masa jabatannya sebagai Bupati Tanjab Timur tahun 2024 ini.
Memang tidak mudah membangun Tanjab Timur dengan karakteristik wilayahnya yang berbeda dengan kabupaten lain.
“Namun jika bertekad tinggi dan kompak, semua pasti bisa maksimal seperti yang telah berjalan dalam 10 tahun terakhir,” tandasnya.(Hi)

















Discussion about this post