TANJAB TIMUR – Sebanyak 41 anak asal Kecamatan Muarasabak Barat akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur.
Kecamatan Muarasabak Barat menjadi salah satu wilayah penyangga yang turut memenuhi kuota peserta didik pada program tersebut.
Berdasarkan data yang ada, dari total 41 siswa tersebut terdiri atas tiga siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 25 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 13 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Sementara berdasarkan jenis kelamin, terdapat 19 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan.
Camat Muarasabak Barat, Vidi Akbar, S.Kom., saat diwawancarai mengatakan, seluruh peserta didik yang diusulkan merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori Desil I dan Desil II.
“Penetapan calon siswa mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui proses pendataan yang dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH),” ucapnya.
Untuk memastikan informasi program tersampaikan kepada masyarakat, pihak kelurahan juga telah melaksanakan sosialisasi mengenai penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat.
“Langkah tersebut dilakukan agar keluarga yang memenuhi kriteria dapat mengikuti proses seleksi dan pemberkasan sesuai ketentuan,” ungkap Vidi Akbar.
Dirinya menjelaskan, sesuai jadwal sementara yang telah diterima, seluruh siswa akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 30 Juli 2026 sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, sehingga mereka memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik dan mampu meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan.
Mewakili masyarakat Kabupaten Tanjab Timur, selaku Camat Muarasabak Barat, Vidi Akrab juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tanjab Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., yang telah berjuang dan berhasil menghadirkan sekolah unggulan di Kabupaten Tanjab Timur yang manfaat besarnya sangat menyentuh dan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap seluruh anak di Kecamatan Muarasabak Barat khususnya dan Kabupaten Tanjab Timur pada umumnya, bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah, terlebih akibat faktor ekonomi. Kami selaku pemerintah akan terus mengupayakan pelayanan pendidikan bisa dirasakan secara MERATA,” tandasnya. (Hi)















Discussion about this post