TANJAB TIMUR – Anggota DPRD Kabupaten Tanjabtim dari Dapil I menghadiri kegiatan Musrenbang dalam rangka menyusun rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Tahun Anggaran 2025 mendatang di Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjabtim.
Dalam rapat terbuka yang berlangsung di Gedung Nasional Sabak Timur, Kamis 13 Februari 2025 ini dihadiri oleh Staf Ahli Setda Tanjabtim, Kepala OPD lingkup Pemkab Tanjabtim, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, Camat, Kades, Lurah yang ada di Kecamatan Muara Sabak Timur dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Tanjabtim, Zilawati, turut menyampaikan kata sambutannya. Dimana dirinya mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan ini merupakan forum antar pemangku pembangunan dalam rangka menyusun rancangan awal RKPD.
“Kegiatan ini sesuai amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah serta tata cara evaluasi rancangan Perda tentang rencana pembangunan jangka panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) serta rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” ucapnya.
Selain itu, dengan adanya Musrenbang ini juga untuk mendengarkan masukan awal dalan proses penyusunan RKPD tahun berikutnya.
Yang mana dalam pelaksanaan program kegiatan tersebut tentunya memerlukan dukungan penganggaran. Baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, Provinsi Jambi maupun APBN.
“Harapan kita, tentunya kegiatan Musrenbang Ini menjadi media interaktif segenap stakeholder kecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program dan kegiatan tahun berikutnya dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efesien, transparan dan akuntabel,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Zilawati menuturkan, Dewan sangat berharap dalam pelaksanaan Musrenbang ini, semua sektor kebijakan yang menjadi agenda utama prioritas pembangunan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Tanjabtim terkoneksi, Sejahtera, Berdaya saing, Ekonomi Maju, Aman, Nyaman dan Harmonis dapat tercapai.
“Kami menyadari disamping keberhasilan yang tercapai tentunya masih terdapat hal-hal yang perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan. Pekerjaan kita kedepan memang tidak ringan, penyelenggaraan pemerintah yang bersih dan tanpa KKN harus terus ditingkatkan,” tuturnya.
Sementara itu, sudah cukup lama warga dan pengendara yang kerap melintas di ruas jalan pemukiman yang menghubungkan antara Kelurahan Sabak Ulu dan Kelurahan Sabak Ilir, Kecamatan Muarasabak Timur, Kabupaten Tanjabtim, mengeluhkan terkait kerusakan ruas jalan tersebut.
Bahkan, kerusakan yang ada dirasa sudah cukup parah. Selain kerap menghambat kelancaran arus lintas, kerusakan yang ada cukup membahayakan pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Ruas jalan ini sendiri berada di sisi kiri oprit Timur Jembatan Muara Sabak arah ke Puskesmas Muarasabak Timur.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Tanjabtim, Zilawati, bersama beberapa perwakilan OPD terkait serta camat setempat, turun langsung meninjau kerusakan yang ada di ruas jalan tersebut.
Dalam wawancaranya, Zilawati menyampaikan bahwasannya, dari hasil peninjauan kali ini, pihaknya memang menemukan banyaknya kerusakan di ruas jalan tersebut.
Ruas jalan di Kelurahan Sabak Ulu, dari RT 02 menuju RT 06 yang berada di sisi kiri oprit timur Jembatan Muara Sabak ini, akan diajukan untuk perbaikan berupa peningkatan kualitas jalan.
“Nantinya kita akan mengupayakan untuk dilakukan rabat beton kembali, guna memperbaiki kerusakan yang ada dan meningkatkan kualitas jalan,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, sejak tahun 2015 yang lalu hingga kini, ruas jalan tersebut belum pernah mendapat penanganan.
“Selain badan jalan, kita juga akan meninjau kualitas jembatan penghubung yang ada di sepanjang jalan ini. Jika perlu mendapatkan penanganan, itu juga akan kita tindaklanjuti,” jelasnya.
Safrudin, warga setempat menyambut baik rencana perbaikan kerusakan yang ada di ruas jalan tersebut.
Sebab, sudah cukup lama kerusakan terjadi di sepanjang jalan tersebut yang bisa membahayakan pengendara.
“Ruas jalan ini sudah lama rusak, dan semakin parah lagi sewaktu jalan ini ramai dilalui kendaraan akibat jalan utama di oprit timur Jembatan Muara Sabak mengalami kerusakan,” tandasnya. (Hi)

















Discussion about this post