TANJAB TIMUR – Berkaca pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelum-sebelumnya, jumlah arus lalu lintas kendaraan darat dan air di Kabupaten Tanjab Timur mengalami peningkatan dari hari-hari biasanya.
Dimana, pada momen libur Nataru tersebut, banyak dari masyarakat lokal yang memanfaatkannya untuk berlibur ke luar Kabupaten Tanjab Timur, dan untuk jumlah wisatawan atau masyarakat dari luar yang memasuki Kabupaten Tanjab Timur jumlahnya juga mengalami peningkatan.
Untuk itu, Dinas Perhubungan (Disbuh) Kabupaten Tanjab Timur terus melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Timur, Alkal kabupaten dan Alkal provinsi, untuk memantau kerusakan ruas jalan yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, agar tidak menimbulkan kemacetan atau menghambat arus lalu lintas kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjab Timur, Taufik Hidayat, S.STP., saat diwawancarai diruang kerjanya mengatakan, sesuai instruksi Bupati Tanjab Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., instansi terkait harus saling berkoordinasi untuk mengatasi kerusakan jalan yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, baik itu ruas jalan milik kabupaten maupun provinsi.
Sampai saat ini, secara umum untuk akses mobilitas kendaraan angkutan barang dan orang dari kabupaten menuju kecamatan masih terpantau lancar.
“Sesuai arahan dari pimpinan kita dan ini juga menjadi atensi khusus dari Ibu Bupati Dillah Hikmah Sari, kepada Dinas PUPR kabupaten melalui bidang Alkal harus menyiagakan alat berat di lokasi yang rawan terjadi kerusakan jalan yang dapat menimbulkan kemacetan,” ucapnya.
Kadis Perhubungan Kabupaten Tanjab Timur ini juga menjelaskan, saat ini di lapangan sudah standby tiga pasang alat berat dari Alkal kabupaten yang ditempatkan di ruas jalan arah Kecamatan Mendahara, wilayah Lambur dan di wilayah Rantau Rasau-Nipah Panjang.
Diharapkan dengan standby alat berat tersebut, bisa cepat mengatasi apabila adanya kerusakan ruas jalan yang dapat menghambat arus lalu lintas kendaraan.
“Selain itu, saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Alkal provinsi, dan beberapa alat berat milik Alkal provinsi juga sudah standby di sekitar ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, yang bisa di operasikan sewaktu-waktu jika dibutuhkan,” jelasnya.
Selain mengimbau kepada pengendara, terutama yang membawa kendaraan angkutan barang atau hasil perkebunan agar membatasi tonase kendaraan guna menjaga kualitas ruas jalan yang ada di Kabupaten Tanjab Timur, Dinas Perhubungan setempat juga mengimbau kepada para pengendara untuk memeriksa kelayakan kendaraannya sebelum digunakan.
Agar nantinya tidak mengalami kerusakan atau kendala lainnya diperjalanan yang bisa menyebabkan kemacetan, terlebih di ruas jalan yang masih berbahan tanah yang rawan menimbulkan kemacetan. (Hi)

















Discussion about this post