TANJAB TIMUR – Jamaah haji asal Kabupaten Tanjab Timur dijadwalkan akan bertolak menuju Kota Jambi pada tanggal 15 Mei 2026 pagi.
Kabag Kesra Setda Kabupaten Tanjab Timur, Pertadi Kusuma, saat diwawancarai terkait hal ini mengatakan, jamaah haji asal Kabupaten Tanjab Timur awalnya berjumlah 167 orang, akan tetapi satu orang jamaah haji dari Kecamatan Nipah Panjang meninggal dunia dan data terakhir jamaah haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah berjumlah 166 orang.
“Dari 166 orang tersebut, 70 orang laki-laki dan 97 orang perempuan yang berasal dari 11 kecamatan di Kabupaten Tanjab Timur,” ucapnya.
Dirinya menjelaskan, jumlah jamaah haji terbanyak tahun ini berasal dari Kecamatan Nipah Panjang, dengan total sebanyak 60 orang.
Dari hasil Rakor yang telah dilakukan pada tanggal 28 April 2026, untuk lokasi keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Tanjab Timur dimulai dari Masjid Agung Nur-Addarojat Kecamatan Muarasabak Barat pada tanggal 15 Mei 2026 sekitar pukul 06.30 wib, dan dalam jadwalnya akan diterima di Asrama Haji Kota Jambi sekitar jam 09.00 wib di hari yang sama.
Sedangkan untuk keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Tanjab Timur menuju Tanah Suci Mekkah, yaitu pada tanggal 16 Mei 2026 malam, melalui embarkasi Batam, yang masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 21.
“Dalam proses keberangkatan jamaah haji ini menuju Asrama Haji Kota Jambi nantinya akan menggunakan 4 bus dan 1 unit truk untuk bagasi, serta melibatkan instansi terkait yaitu Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Timur yang siap mendukung sesuai tugas masing-masing,” jelasnya.
Untuk petugas yang ikut dalam rombongan jamaah haji ini tergabung dari Kabupaten Tanjab Timur dan Kabupaten Tanjab Barat, berjumlah 6 orang.
“Yang terdiri dari, 1 orang Ketua Kloter, 1 orang Pembimbing Ibadah, 1 orang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), 1 orang Petugas Haji Daerah (PHD) serta 1 orang Dokter dan 1 orang perawat,” tandasnya. (Hi)

















Discussion about this post