TANJAB TIMUR – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanjung Jabung Timur terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendorong transformasi kawasan rawan narkoba menjadi kampung produktif melalui pengembangan ekonomi kreatif dalam mendukung program Kampung Bersih Narkoba (Bersinar).
Program bertajuk Transformasi Tata Kelola Kampung Rawan Narkoba melalui Pemberdayaan Ekonomi Kreatif menjadi Kampung Produktif dan Bersinar tersebut menyasar Kelurahan Kampung Laut/Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur.

Program ini diharapkan mampu menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat, terutama dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan memiliki ketahanan terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNN Kabupaten Tanjab Timur, AKBP Kristian Adi Wibawa, S.P., M.H., mendorong agar upaya pencegahan narkoba dilaksanakan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Menurutnya, membangun kampung yang bersih dari narkoba membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga kelompok masyarakat lainnya.
Pendekatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pencegahan dan penindakan, tetapi juga berupaya mengatasi berbagai faktor yang dapat meningkatkan kerawanan narkoba.
Salah satunya melalui penguatan ekonomi masyarakat agar warga memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan menjalankan kegiatan yang produktif.
Pemberdayaan ekonomi kreatif menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat.
Melalui pelatihan keterampilan, pemanfaatan potensi lokal, pendampingan usaha, serta pengembangan jiwa kewirausahaan, masyarakat didorong untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang memiliki nilai tambah.
Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan kemampuan mereka ke arah yang positif.
Dengan adanya peluang kegiatan produktif, generasi muda diharapkan dapat lebih aktif mengembangkan potensi diri serta berkontribusi dalam pembangunan lingkungan tempat tinggalnya.
Di samping penguatan ekonomi, edukasi mengenai bahaya narkotika tetap menjadi bagian utama dari upaya mewujudkan Kampung Bersinar.
Masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, mengenali potensi ancaman peredaran gelap narkotika, serta mengetahui pentingnya menjaga lingkungan dari pengaruh barang terlarang tersebut.
“Peran keluarga juga dinilai penting dalam membangun ketahanan masyarakat,” ucap AKBP Kristian.

Dirinya menjelaskan, pengawasan dan pendampingan terhadap anak, komunikasi yang baik di lingkungan keluarga, serta kepedulian terhadap pergaulan generasi muda dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan sejak dini.
Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat dan pemuda diperlukan untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
Partisipasi warga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan keterlibatan aktif dalam menjaga kondisi lingkungan masing-masing.
“Keberhasilan transformasi kawasan rawan narkoba juga membutuhkan tata kelola yang baik dan dukungan lintas sektor,” jelasnya.
Lebih lanjut AKBP Kristian menuturkan, pemerintah setempat bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membangun koordinasi yang berkelanjutan, sehingga program pemberdayaan dan pencegahan dapat berjalan secara terarah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dalam pelaksanaannya, masyarakat ditempatkan sebagai bagian penting dari proses perubahan,” tuturnya.
Warga diharapkan ikut terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kegiatan, sehingga program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan potensi lingkungan setempat.
Melalui program ini, Kelurahan Kampung Laut/Tanjung Solok diharapkan berkembang menjadi kawasan yang memiliki kegiatan ekonomi produktif, masyarakat yang mandiri, serta kesadaran bersama untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari upaya menekan kerawanan narkoba, tetapi juga dari tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatnya partisipasi warga, serta terbentuknya lingkungan sosial yang mendukung perkembangan generasi muda.

BNNK Tanjab Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam mewujudkan Kampung Laut/Tanjung Solok sebagai Kampung Produktif dan Bersinar.
Upaya ini membutuhkan keterlibatan bersama agar pencegahan narkoba dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
Dengan memperkuat pemberdayaan ekonomi, ketahanan keluarga, edukasi, dan kepedulian sosial, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
War on Drugs, War on Drugs for Humanity-Bersama Wujudkan Kampung Produktif dan Bersinar !!
















Discussion about this post