MUARASABAK – Kegiatan safari ramadan Pemkab Tanjab Timur di Kecamatan Geragai yang diawali dengan pelaksanaan Monev oleh Bupati Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., yang didampingi oleh Asisten dan Staf Ahli Bupati, jajaran kepala OPD serta unsur Forkopimcam Geragai, Rabu 04 Maret 2026, sore.
Dalam pelaksanaan Monev ini, Bupati Dillah meninjau sejumlah parit, kanal dan anak sungai yang ada dibeberapa desa di Kecamatan Geragai dan pengerjaan pembersihan yang tengah dilakukan akibat adanya mengalami sedimentasi ataupun telah banyak ditumbuhi rumput liar, dan juga yang terkadang menjadi penyebab banjir di beberapa kawasan di kecamatan ini.
Usai melakukan Monev, Bupati Dillah beserta rombongan selanjutnya melaksanakan safari ramadan dan menyapa warga Kecamatan Geragai yang telah hadir di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Pandan Jaya.
Dihadapan masyarakat dan juga unsur Forkopimcam, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tanjab Timur ini menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, jika dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Wabup Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., mungkin masih banyak kekurangan yang belum bisa terpenuhi seutuhnya untuk masyarakat ataupun untuk kabupaten ini.
“Seperti diawal niat kami maju untuk jadi Bupati dan Wabup Tanjab Timur ini, kami bersihkan hati kami dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk membangun Kabupaten Tanjab Timur,” ucapnya.
Akan tetapi, untuk membangun Kabupaten Tanjab Timur butuh perjuangan yang ekstra, ditengah kondisi keuangan daerah yang berasal dari APBD hanya 6 persen. Karena, belum maksimalnya potensi-potensi daerah di Kabupaten Tanjab Timur dan masih sangat membutuhkan anggaran dari pemerintah pusat untuk membangun kabupaten ini.
“Tepat 20 hari sebelum kami dilantik sebagai Bupati dan Wabup Tanjab Timur, kita sudah dihadapkan dengan kondisi efisiensi anggaran. Oleh karena itu, kami bersama Kepala 0PD terus memperjuangkan di kementerian pusat untuk menjemput pembangunan di Kabupaten Tanjab Timur,” ujarnya.
“Doakan saya selaku Bupati dan Muslimin Tanja selaku Wabup Tanjab Timur selalu amanah serta bertanggungjawab kepada masyarakat, dan doakan kami dipermudah untuk mendapatkan pembangunan di Kabupaten Tanjab Timur. Agar kami bisa terus membangun Kabupaten Tanjab Timur, serta ingin melihat masyarakat kita bahagia dan sejahtera,” tambahnya.
Lebih lanjut Bupati Dillah juga menyampaikan, diawal dirinya bersama Muslimin Tanja mencalonkan diri untuk menjadi Bupati dan Wabup Tanjab Timur, permasalahan yang dikeluhkan oleh kades di Kecamatan Geragai ini yaitu terkait kondisi parit, kanal dan aliran anak sungai yang banyak mengalami sedimentasi bahkan ada diantara lokasi tersebut yang aliran airnya menjadi buntu
Hampir rata-rata kebun masyarakat kami sering terendam banjir dan berdampak terhadap hasil perkebunan yang kurang maksimal.
Belum lama ini, pihak balai juga telah mengirimkan bantuan berupa alat berat jenis amfibi yang dipinjam oleh Pemkab Tanjab Timur yang digunakan untuk membersihkan aliran sungai maupun kanal di lokasi yang ada di Kecamatan Geragai.
“Insya Allah, di tahun ini kita akan membeli satu alat berat jenis amfibi untuk membersikan aliran sungai di wilayah kita, untuk kepentingan masyarakat. Sebab, bantuan alat berat dari balai yang sudah bekerja sekitar 31 hari di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, ternyata belum kelar-kelar karena luasnya lokasi yang harus dibersihkan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan juga, Pemkab Tanjab Timur dan BAZNAS setempat turut menyerahkan sejumlah bantuan berupa, uang sebesar Rp 102.700.000 yang disalurkan untuk konsumtif PHTT/PPPK Kecamatan Geragai sebanyak 24 orang, konsumtif PHTT/PPPK Korwil Pendidikan 112 orang, konsumtif PHTT/PPPK Puskesmas Simpang Pandan 28 orang, bantuan insentif guru agama 90 orang, bantuan paket sembako lansia untuk 25 orang, bantuan 2 gulung ambal sajadah dan batuan pembangunan Masjid Nurul Huda. (Hi)

















Discussion about this post