TANJAB TIMUR – Program OPLA dan Pompanisasi 2024, yang digagas oleh TNI AD dan Pemda di Desa Lagan Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur telah menunjukkan hasil yang memuaskan.
Dalam kegiatan panen bersama di lokasi OPLA dan Pompanisasi di Desa Lagan Ulu ini, turut dihadiri oleh Tim Monev dari Mabes TNI AD, Kolonel Inf Sambas, S.A.P., Letkol Arm Yoki Efriyandi, Mayor Inf Agung Setyo Wibowo, S.H, Letda Inf Novryadi Putra bersama Dandim 0419/Tanjab, Letkol Arm Dwi Surtaryo, S.E, M.Han, Wakil Bupati Tanjab Timur Robby Nahliyansyah, S.H yang didampingi oleh Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Sunarno, SP. M.SI beserta Kabid dan PPL, Pabung 0419/ Tanjab Mayor, Inf. Ahmad Riadh, S.Ag, Danramil Muara Sabak Lettu Azhar Alamsyah, Danramil Geragai Kapten Inf Rudi Chandra Marpaung beserta jajarannya, Kapolsek Geragai Iptu Budi Sitinjak, Camat Geragai Edward Aidi, SKM, Kades Lagan Ulu M. Zia Ul Azmi, S.Kom serta para kelompok tani.
Dalam wawancaranya, Kades Lagan Ulu M. Zia Ul Azmi mengatakan, di desa ini ada beberapa kelompok tani, salah satunya adalah Kelompok Tani Mekar Harum.
Selain itu, Desa Lagan Ulu juga memiliki lumbung padi. Oleh karena itu, Pemerintah Desa selalu memberikan motivasi dan semangat, terkait bagaimana agar lahan pertanian ini bisa tetap terjaga dan tidak ada alih fungsi lahan.
“Makanya kami dari pihak desa memberikan bantuan ketahanan pangan dan menunjang aktivitas para petani dengan memberikan bantuan peralatan serta lain sebagainya, yang dibutuhkan oleh Gapoktan di desa kami,” ucapnya.

Guna menumbuhkan semangat masyarakat desa setempat untuk bisa terus melanjutkan pengolahan lahan pertanian ini, Pemerintah Desa Lagan Ulu juga memotivasi para generasi muda agar selalu semangat dalam meningkatkan kwalitas dan kemampuan dalam bidang pertanian di desa ini.
“Kami juga memotivasi karangan taruna dan pemuda pemudi di desa ini, bahwasanya bertani itu sangat baik kedepannya. Khususnya bagaimana memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,” ungkapnya.
“Karena dari generasi kita yang muda ini lah yang nantinya bisa memotivasi kepada kawan-kawan yang lain,” tambahnya.
M. Zia Ul Azmi juga menyampaikan, banyak dari petani yang saat ini sudah berusia lanjut di Desa Lagan Ulu, latar belakangnya bukan dari tamatan pendidikan yang tinggi.
Tapi, kedepannya tidak menutup kemungkinan petani ataupun mereka yang akan mengembangkan usaha pertanian di desa ini berlatar belakang dari sarjana.
“Kami berharap, anak desa kami yang telah berhasil meraih gelar sarjana dan yang berhasil di bidang pertanian, bisa ikut mengembangkan pertanian di desa ini,” pungkasnya. (Hi)

















Discussion about this post