TANJAB TIMUR – Sejumlah personel Satlantas Polres Tanjab Timur dan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjab Timur berjibaku di jalan berlumpur untuk mengurai kemacetan kendaraan yang terjadi di jalan lintas Muara Sabak Timur-Rantau Rasau, Kabupaten Tanjab Timur, Kamis 20 November 2025.
Disepanjang ruas jalan lintas ini terdapat tiga titik kerusakan jalan yang cukup parah dan kerap menimbulkan kemacetan akibat sejumlah kendaraan terpuruk saat melintasinya.
Kerusakan paling parah di ruas jalan Provinsi ini terdapat di Parit 5 dan Parit 7 Desa Siau Dalam serta di ruas jalan lintas Desa Lambur II, Kecamatan Muara Sabak Timur.

Terlihat, Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Meiselin Lobat, dan Kadis Perhubungan Kabupaten Tanjab Timur, Taufik Hidayat, bersama anggotanya masing-masing sibuk mengatur arus lalu lintas kendaraan untuk mengurai kemacetan di ruas jalan tersebut.
Selain itu, dilokasi ini juga terlihat anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi NasDem Dapil Kabupaten Tanjab Timur, Yudi Hariyanto dan petugas UPTD Akal Provinsi Jambi berkoordinasi mengatasi kerusakan jalan.
Dilokasi ini juga tampak dua unit alat berat milik UPTD Alkal dan pihak swasta bergantian mengatasi kerusakan jalan tersebut di beberapa titik, agar kendaraan bisa melintasi ruas jalan yang rusak tersebut sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Nasrul, salah satu sopir angkutan barang yang tengah melintas di ruas jalan ini mengatakan, kerusakan parah disejumlah titik di ruas jalan lintas di Kecamatan Muara Sabak Timur ini sudah terjadi sejak beberapa hari belakangan ini.
“Sudah beberapa hari ini ruas jalan lintas di Sabak Timur ini mengalami kerusakan dan menyebabkan kemacetan pak. Apalagi dua hari ini pas kondisi cuaca sering hujan, jalan yang rusak ini jadi tambah parah dan sulit untuk dilintasi,” ucapnya.

Mewakili pengguna jalan yang melintas di lokasi ini dan juga dirinya pribadi, Nasrul mengucapkan terima kasih kepada Satlantas Polres Tanjab Timur dan juga Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjab Timur yang turun langsung membantu mengurangi kecamatan di lokasi kerusakan jalan di sepanjang ruas jalan lintas Muara Sabak Timur ini.
Hal senada juga diutarakannya, berkat adanya perhatian dari salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi yang turun ke lokasi kerusakan jalan ini dan juga bantuan alat berat dari Provinsi Jambi serta bantuan alat berat dari pihak swasta, sedikit membantu mengatasi kerusakan jalan tersebut sehingga kendaraan masih bisa melintasi ruas jalan lintas ini.
“Walaupun belum begitu lancar nian kendaraan bisa melintasi kerusakan jalan ini, tapi setidaknya dengan adanya bantuan alat berat dan perhatian anggota DPRD Jambi yang di lokasi ini pak, membuat kendaraan masih bisa melintas,” ujarnya.
“Selain itu juga, berkat bantuan dari anggota lantas dan anggota Dishub Tanjab Timur, kendaraan yang melintasi ruas jalan yang rusak ini bisa teratur dan tidak saling berebut ingin menerobos, yang membuat kemacetan sebelumnya terjadi bisa teratasi,” tambahnya.

Kerusakan jalan yang terjadi ini semakin diperparah akibat guyuran hujan yang kerap melanda Kabupaten Tanjab Timur sejak beberapa hari belakangan ini.
Oleh karena itu, diharapkan pihak terkait bisa segera mengatasi permasalahan ini, agar arus lalu lintas kendaraan bisa kembali lancar dan tidak menimbulkan kemacetan.
Terlebih yang sangat dikhawatirkan, jika ada kendaraan yang membawa orang sakit jika terhambat lajunya ketika melintasi ruas jalan yang mengalami kerusakan ini.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Meiselin Lobat, saat diwawancarai di lokasi kerusakan jalan di Parit 7 Desa Siau Dalam menyampaikan, dari hasil pantauan di lapangan dan juga laporan masyarakat, kemacetan kendaraan di beberapa titik di ruas jalan lintas ini sudah mulai memanjang dan perlu dilakukan skema untuk menguraikannya.
“Tadi kami dari Satlantas Polres Tanjab Timur bersama petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjab Timur sudah berhasil mengatasi kemacetan di jalan lintas Parit 5 dan Parit 7 Desa Siau Dalam, meski beberapa kendaraan masih belum bisa melintasi ruas jalan ini, terutama yang bermuatan berat, karena dikhawatirkan akan terpuruk akibat kerusakan jalan ini,” ungkapnya.
Dirinya menegaskan, ditengah pelaksanaan Operasi Zebra Siginjai 2025 yang saat ini tengah diberlakukan di Kabupaten Tanjab Timur, pihak Satlantas Polres Tanjab Timur bersama instansi terkait akan lebih maksimal dalam melakukan pengawasan serta penindakan terhadap kendaraan yang melebihi tonase yang melintasi ruas jalan umum di kabupaten ini.

Tujuannya, agar kerusakan jalan yang ada di kabupaten ini tidak semakin parah, terutama di tengah musim penghujan seperti yang kerap melanda akhir-akhir ini.
“Untuk sopir angkutan barang dan hasil perkebunan, kami minta untuk mengurangi tonasenya sesuai batas yang telah ditentukan. Ini contohnya, hanya karena segelintir orang yang masih nekad membawa angkutan melebihi tonase, membuat banyak orang yang merasakan dampak buruknya yang membuat jalan umum menjadi rusak dan kerusakan sebelumnya terjadi semakin parah,” tegasnya.
“Kami akan lebih maksimal dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap kendaraan yang melintas dengan muatan yang melebihi tonase. Kami akan melakukan Operasi secara hunting atau berkeliling di ruas jalan umum yang ada di kabupaten ini,” tutupnya. (Hi)

















Discussion about this post