TANJAB TIMUR – Kapolsek Geragai, Iptu Saryono, bertindak sebagai inspektur upacara pada kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan di SMA Negeri 5 Tanjung Jabung Timur, Kecamatan Geragai.
Dalam amanatnya, Iptu Saryono, menyampaikan imbauan, arahan, serta langkah-langkah pencegahan kepada seluruh peserta upacara.

Kapolsek Geragai ini juga menyinggung kejadian pada Januari 2026 terkait aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh siswa SMK Pertanian Tanjab Timur terhadap seorang guru.
Peristiwa tersebut dinilai telah menimbulkan kekerasan, kerusuhan, serta gangguan keamanan yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Oleh karena itu, para pelajar diminta untuk tidak terlibat dalam tindakan kekerasan dan selalu menjaga ketertiban,” ucapnya.
Selain itu, Iptu Saryono, mengimbau agar para siswa menghindari dari aksi kebut-kebutan di jalan raya serta mematuhi peraturan lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Penggunaan kendaraan bermotor juga harus sesuai standar pabrikan dan tidak dimodifikasi, seperti penggunaan knalpot brong, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.
“Kami juga mengingatkan kepada para pelajar harapan bangsa, yng nantinya akan jadi generasi penerus bangsa untuk menjauhi segala aktivitas yang berkaitan dengan judi online dan narkoba. Sebab, perbuatan tersebut tidak akan membawa kita ke arah yang lebih baik, dan akan menjerumuskan kita ke hal-hal negatif,” ungkapnya.

Kapolsek Geragai, Iptu Saryono, turut menghimbau pengurus OSIS dan seluruh peserta didik agar tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Majelis guru dan staf sekolah diminta untuk terus melakukan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan terhadap peserta didik guna mencegah keterlibatan dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan kekerasan, kekacauan maupun perusakan,” tandasnya. (Hi)

















Discussion about this post