TANJAB TIMUR – Pemkab Tanjab Timur melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui program pembangunan WC layak guna dan tangki septik individual yang bersumber dari program Hibah Air Limbah Setempat (HALS).
Program ini juga bertujuan untuk meningkatan kebersihan lingkungan dan menekan angka stunting di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, dengan penyediaan air bersih dan pengolahan sanitasi yang baik.

Sinta Olivia S, selaku Kabid Perkim, Dinas Perkim Kabupaten Tanjab Timur saat diwawancarai disela-sela kegiatan peninjauan finishing pembangunan WC layak guna dan tangki septik individual melalu program HALS tersebut menerangkan, program ini sendiri sebelumnya diusulkan oleh pihak Perkim Kabupaten Tanjab Timur ke Kementerian PU.
“Kebetulan di Kementerian PU ada program HALS, yang juga sebagai program percepatan penurunan angka stunting. Setelah itu pihak Kementerian akan melakukan verifikasi, layak atau tidaknya daerah tersebut menerima hibah sanitasi,” terangnya.
Selain itu, pihak Perkim Kabupaten Tanjab Timur juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan terdekat dengan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), untuk melakukan pendataan warga yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.
“Kebetulan Kabuapten Tanjab Timur juga telah memiliki IPLT yang dibangun oleh pihak pusat, yang berlokasi di Kecamatan Muarasabak Barat,” ungkapnya.
Dirinya juga menjelaskan, pengajuan awal untuk pembangunan program HALS di Kabupaten Tanjab Timur sebanyak 120 unit dan yang lolos verifikasi dari Kemerdekaan Pusat sebanyak 90 unit.
“Mengapa kita sangat fokus untuk bisa lolos dalam verifikasi agar mendapatkan bantuan program HALS ini. Karena, program ini juga berkaitan dengan percepatan penurunan angka stunting di kabupaten kita,” jelasnya.

Untuk bentuk bangunan yang di hasilkan dari program HALS ini, pihak Perkim Kabupaten Tanjab Timur mendesainnya bersama tim dengan bentuk yang permanent, dan berbeda dari yang sebelumnya.
“Program ini tentunya kita susun dan kita bahas bersama dengan tim, termasuk desain bangunannya. Agar mendapatkan hasil yang baik dan bagus, serta bisa digunakan dalam waktu yang lama,” ujarnya.
Untuk di Provinsi Jambi, selain di Kabupaten Tanjab Timur, progam serupa juga diterima oleh beberapa kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Bungo, Kabupaten Batanghari dan juga Kota Jambi.
Lain dari itu, dirinya juga menuturkan, saat ini masih ada PR dari Dinas Perkim Kabupaten Tanjab Timur, agar beberapa daerah di kabupaten ini bisa mendapatkan bantuan serupa melalui dana APBN dan DAK tahun 2025.
“Mudah-mudahan progam ini bisa memberikan banyak manfaat untuk penerimaannya dan bisa membantu percepatan penurunan angka stunting di kabupaten ini,” tutur Sinta Olivia S.

Sementara itu, Hendri, warga Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muarasabak Barat, salah satu penerima bantuan pembangunan WC layak guna dan tangki septik individual ini menghaturkan ucapan terima kasih kepada Pemkab Tanjab Timur dan juga Dinas Perkim setempat, yang telah memberikan bantuan dalam program tersebut untuk dirinya.
“Sebelum dapat bantuan ini, bentuk WC kami alakadarnya, boleh dibilang WC darurat ala kadarnya lah, karena kami tidak mampu untuk membuat WC yang permanen seperti yang dibangun oleh Dinas Perkim ini,” ucapnya.
Terpisah, Rahmat Saifudin, warga Kelurahan Parit I, yang juga menerima bantuan ini menyampaikan, bangun WC layak guna dan tangki septik individual yang diberikan kepadanya sangat layak untuk digunakan untuk kegiatan MCK sehari-har.
“Tentunya bangunan MCK kami sebelumnya sangat jauh berbeda kualitas dan bentuknya dari yang ada saat ini pak. Yang pasti, setelah dapat bantuan ini, bangunan tersebut akan kami rawat dengan baik, agar bisa terus digunakan dalam jangka waktu yang lama,” tandasnya. (Hi)

















Discussion about this post