TANJAB TIMUR – Keterbatasan akses transportasi darat tidak menyurutkan semangat Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab dalam menuntaskan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Mulyono di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur.
Meski pengiriman material bangunan harus menempuh jalur sungai, para personel Satgas TMMD tetap berupaya memaksimalkan waktu agar pengerjaan rumah bantuan tersebut berjalan sesuai target.

Pada Jumat 16 Oktober 2026, pekerjaan difokuskan pada penyiapan dan pemasangan tiang pondasi sebagai bagian penting dari konstruksi dasar rumah. Di tengah menunggu kedatangan material tambahan, prajurit TNI bersama masyarakat setempat memilih untuk terus bekerja.
Mereka bahu-membahu menyiapkan rangka besi dan memasang tiang-tiang penyangga yang nantinya menjadi dasar bagi pembangunan bagian rumah berikutnya.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi keterlambatan pekerjaan akibat proses distribusi material yang bergantung pada kondisi jalur perairan.
Dengan mengerjakan bagian yang memungkinkan lebih awal, Satgas berharap proses pembangunan dapat berlangsung lebih efektif ketika seluruh kebutuhan material telah tersedia.

Batih Ter Satgas TMMD ke-130 yang memantau langsung pengerjaan di lokasi mengatakan, pengiriman material melalui sungai membutuhkan pengaturan waktu dan strategi tersendiri. Karena itu, personel di lapangan berupaya memanfaatkan setiap kesempatan agar pekerjaan tetap berjalan.
“Saat ini sebagian besar bahan material memang masih dalam perjalanan menyusuri sungai menuju lokasi sasaran kita. Namun, selagi menunggu pasokan tersebut tiba, waktu yang ada tidak boleh terbuang percuma. Kami mencicil pekerjaan terlebih dahulu dengan fokus pada pemasangan tiang pondasi rumah,” ucapnya.

Menurutnya, percepatan pekerjaan bukan berarti mengabaikan kualitas konstruksi. Setiap tahapan tetap harus dikerjakan dengan memperhatikan kekuatan dan ketepatan pemasangan, sehingga rumah yang dibangun nantinya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya.
Dirinya berharap, setelah material tambahan tiba di Desa Merbau, pengerjaan dapat langsung dilanjutkan ke tahap berikutnya, termasuk pembangunan dinding hingga pemasangan atap. Dengan demikian, target penyelesaian rumah Mulyono dapat tercapai sesuai waktu yang telah direncanakan.

“Harapan kami, begitu material tiba, pondasi sudah siap sehingga pekerjaan dinding hingga atap bisa langsung dilanjutkan. Kami ingin Bapak Mulyono bersama keluarga secepatnya menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” harapanya.
Pembangunan RTLH ini menjadi salah satu wujud kepedulian TNI melalui program TMMD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan hunian layak.

Selain pengerjaan fisik, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga desa.
Bagi Mulyono dan keluarganya, berdirinya tiang-tiang pondasi tersebut menjadi langkah awal menuju harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik.
Dengan semangat kebersamaan dan strategi pengerjaan yang disesuaikan dengan kondisi geografis, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0419/Tanjab terus berupaya agar kendala distribusi material melalui sungai tidak menghalangi terwujudnya hunian yang layak bagi masyarakat Desa Merbau. (Hi)

















Discussion about this post