TANJAB TIMUR – Pemda Tanjab Timur menggelar rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), yang dihadiri oleh kepala OJK Provinsi Jambi, perwakilan Bursa Efek, perbankan, perwakilan kepala OPD dan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Tanjab Timur.
Sekda Tanjab Timur, Sapril, saat diwawancarai usai memimpin rapat tersebut menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan.
“Dalam rapat tadi, ada beberapa point yang disampaikan dan kita rumuskan,” jelasnnya.
Berdasarkan hasil evaluasi dari tahun 2019, sejak terbentuknya TPAKD Kabupaten Tanjab Timur, formasi dan akses masyarakat kabupaten ini terhadap lembaga-lembaga keuangan yang ada, mengalami peningkatan.
“Kita tadi juga merumuskan program kerja, yang menjadi prioritas kita untuk meningkatkan pendapatan para petani,” ujarnya.
Program tersebut yaitu, akan memperkenalkan beras Kabupaten Tanjab Timur di Provinsi Jambi.
“Kalau selama ini baru dikenal di Kabupaten Tanjab Timur, yaitu melalui program beras ASN dan beras aparatur desa. Dimana, beras itu hasil dari olahan petani lokal kabupaten ini,” ucapnya.
Kelebihan dari beras tersebut yakni, tanpa bahan pengawet, pewarna dan masih diolah serta dipasarkan secara alami.
Lebih lanjut, Sekda Tanjab Timur ini menyampaikan harapan agar seluruh lembaga keuangan dan BUMN yang ada di Kabupaten Tanjab Timur bisa memberikan kepedulian sosialnya, terhadap masyarakat kabupaten ini atas sarana dan prasarana yang ada.
“Kita berharap, kebutuhan masyarakat itu bisa diakomodir melalui program CSR Meraka masing-masing. Selain itu, dalam rapat tadi, para peserta juga telah menyepakati poin-poin yang telah disampaikan, dan semua berjalan lancar,” tandasnya. (Hi)

















Discussion about this post